Banda Aceh – Dalam rangka perkuat sinergi dan kolaborasidalam upaya penanganan dan rehabilitasi penyalahgunaannarkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) di Aceh, Kepala BNNP Aceh, Brigjen. Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si, beserta tim melakukan kunjungan kerja ke RSJ Aceh dan disambut langsung oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, dr. Hanif, Selasa (21/04/2026).
Kunjungan kerja kepala BNNP Aceh ini merupakan sinergidalam upaya penanganan dan rehabilitasi penyalahgunaannarkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) di Aceh.
Dalam sambutannya, Direktur RSJ Aceh menyampaikan ucapanterima kasih atas kunjungan Kepala BNNP Aceh ke RSJ Aceh untuk melihat klien rujukan TAT yang sedang di rehabilitasi di RSJ Aceh, beliau menjelaskan bahwa Instalasi RehabilitasiNAPZA “Rumoh Harapan Atjeh” telah diresmikan sejak 2 Agustus 2010 dan hingga saat ini telah merehabilitasi banyakresiden. “Instalasi Rehabilitasi Napza Rumoh Harapan Atjeh initelah diresmikan sejak tahun 2010 dan sampai saat ini sudahmerehabilitasi banyak residen,” ujar dr. Hanif.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini RSJ Aceh menghadapiketerbatasan tenaga konselor adiksi. “Saat ini kami hanyamemiliki satu orang konselor adiksi, dan ini merupakan kendalabagi kami dalam memberikan layanan, kami berharap kunjungankerja BNNP Aceh ini akan memberikan solusi dan membantukami dalam mengatasi permasalahan ini ” tambahnya.
Kepala BNNP Aceh menyampaikan terima kasih atas sambutandan sinergi yang telah terjalin selama ini antara BNNP Aceh dan RSJ Aceh, khususnya dalam memberikan layanan rehabilitasirawat inap bagi penyalahguna narkotika hasil rujukan Tim Asesmen Terpadu (TAT).
“Kami memahami keterbatasan dan kendala yang dihadapi oleh RSJ Aceh saat ini, kami siap memberikan dukungan kepada RSJ Aceh terutama terkait dengan peningkatan kemampuantenaga profesional konselor dibidang rehabilitasi danMeningkatkan kualitas layanan rehabilitasi yang sesuai standarbagi klien rujukan TAT” ungkapnya.
Kepala BNNP Aceh juga menekankan pentingnya sinergi lintassektor dan kesinambungan program rehabilitasi, agar upayapenyelamatan penyalahguna narkotika dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dalam mendukung terwujudnyaAceh yang bersih dari narkoba.
Dalam kesempatan ini kepala BNNP Aceh ditemani DirekturRSJ Aceh dan Tim berkesempatan mengunjungi InstalasiRehabilitasi Napza Rumoh Harapan Atjeh serta berdialogdengan salah satu residen/klien hasil rujukan TAT dari BNN Aceh.
Salah satu klien menyampaikan rasa terima kasih ke pada BNN Aceh, “karena dengan adanya TAT ini, kami sebagaipenyalahguna tidak dilakukan penindakan hukum secara represifnamun diberikan akses layanan rehabilitasi seperti saat ini. Harapan kami semua kasus penyalahguna narkotika dapatdilakukan rujukan rehabilitasi melalui adanya TAT, ungkap salah satu klien/residen hasil rujukan TAT BNNP Aceh.
Penutup kunjungan kerja ini, disepakati beberapa point Kerjasama,diantaranya;

