PIDIE – Asakita.news, – Dr. Ismed, M.Pd resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pidie periode 2025–2030 dalam Konferensi XXIII PGRI yang berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026.
Proses pemilihan berlangsung lancar dan kondusif. Dalam tahapan penjaringan calon ketua, hanya Ismed yang mencalonkan diri. Hingga batas waktu yang telah ditentukan oleh panitia, tidak ada kandidat lain yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua.
Dengan kondisi calon tunggal tersebut, forum secara otomatis menetapkan Dr. Ismed, M.Pd sebagai Ketua PGRI Kabupaten Pidie secara aklamasi, sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku.
Keputusan tersebut disambut oleh seluruh peserta konferensi dengan penuh kebersamaan, sebagai bentuk kepercayaan terhadap kepemimpinan Ismed dalam membawa organisasi guru tersebut ke arah yang lebih baik.
Usai penetapan ketua, susunan kepengurusan inti PGRI Kabupaten Pidie periode 2025–2030 juga mulai terbentuk. Khaidir ditetapkan sebagai Wakil Ketua I, sementara posisi sekretaris dipercayakan kepada T. Bukhari.
Dalam keterangannya, Ismed menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota PGRI Pidie. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat peran PGRI sebagai wadah perjuangan dan peningkatan profesionalisme guru.
“Ini adalah amanah besar. Saya berharap dukungan dari seluruh pengurus dan anggota untuk bersama-sama memajukan PGRI serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pidie,” ujarnya.
Konferensi XXIII PGRI Kabupaten Pidie ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan, sejalan dengan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Dengan kepengurusan baru, diharapkan PGRI Pidie semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di daerah.

