PIDIE, Asakita.news — Suasana haru dan bahagia mewarnai hari pertama masuk sekolah di SD Negeri Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie. Para siswa tampak ceria dan penuh semangat memulai aktivitas belajar setelah masa libur, dengan didampingi orang tua serta disambut hangat oleh dewan guru.
Peristiwa ini berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026. Sejak pagi, para siswa sudah berdatangan ke sekolah dengan mengenakan seragam rapi, membawa tas dan perlengkapan baru, serta memancarkan antusiasme tinggi untuk kembali belajar.
Di gerbang sekolah, para guru menyambut langsung kedatangan siswa. Mereka diarahkan masuk ke lingkungan sekolah dengan suasana penuh kehangatan, sekaligus membantu proses adaptasi terutama bagi siswa baru yang masih terlihat canggung.
Sejumlah orang tua tampak setia mendampingi anak-anak mereka pada hari pertama tersebut. Kehadiran orang tua dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan diri bagi siswa, khususnya yang baru pertama kali menginjakkan kaki di bangku sekolah dasar.
Keceriaan terlihat dari raut wajah para siswa yang tak sabar bertemu teman baru dan mengikuti kegiatan belajar. Namun demikian, sebagian siswa juga menunjukkan sikap malu-malu bahkan ada yang sempat enggan berpisah dengan orang tua, fenomena yang dinilai wajar pada hari pertama sekolah.
Salah seorang wali murid mengungkapkan, anaknya sudah menunjukkan antusiasme sejak pagi hari sebelum berangkat ke sekolah. Bahkan, keinginan untuk segera masuk sekolah telah ditunggu sejak beberapa waktu sebelumnya.
Pihak sekolah menyebut, kondisi tersebut merupakan gambaran umum setiap awal tahun ajaran atau pasca libur panjang. Menurut guru setempat, siswa biasanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi, namun dalam beberapa hari ke depan mereka akan mulai terbiasa dengan lingkungan sekolah baru.
Momentum hari pertama sekolah ini menjadi langkah awal penting dalam membangun semangat belajar siswa. Lingkungan yang ramah, dukungan orang tua, serta sambutan hangat dari guru dinilai berperan besar dalam menciptakan pengalaman positif bagi anak-anak.
Dengan semangat yang terpancar dari wajah para siswa, pihak sekolah berharap proses belajar mengajar ke depan dapat berjalan lancar serta mampu membentuk karakter dan prestasi peserta didik sejak dini.

