Asakita.News | BANDA ACEH — Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menggelar acara buka puasa bersama dengan para jurnalis di halaman Kantor BNNP Aceh, Sabtu (14/3). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara BNNP Aceh dengan insan pers dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di Tanah Rencong.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media di Banda Aceh, jajaran pegawai BNNP Aceh, serta tamu undangan lainnya.
Kepala BNNP Aceh, Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini turut berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya terkait upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Aceh.
Menurutnya, peran media sangat penting dalam membangun kesadaran publik mengenai bahaya narkoba sekaligus menjadi mitra strategis bagi BNNP dalam menyampaikan berbagai program dan kegiatan kepada masyarakat luas.
“Media memiliki peran yang sangat vital dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang konstruktif, kami berharap upaya pemberantasan narkoba dapat didukung oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dedy.
Ia juga berharap hubungan baik antara BNNP Aceh dengan insan pers dapat terus terjalin dan semakin kuat ke depannya, sehingga kolaborasi dalam menyuarakan gerakan anti-narkoba dapat berjalan lebih efektif.
Sebelum memasuki waktu berbuka puasa, kegiatan diawali dengan tausiah singkat yang memberikan pesan-pesan keagamaan serta mengingatkan pentingnya menjaga diri dan lingkungan dari pengaruh negatif, termasuk bahaya penyalahgunaan narkotika.
Melalui momentum Ramadan ini, BNNP Aceh berharap kebersamaan yang terbangun tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi semangat bersama dalam menjaga generasi muda Aceh dari ancaman narkoba serta mewujudkan Aceh yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa yang diikuti seluruh peserta dalam suasana penuh kebersamaan.

