ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, April 21, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Mendikdasmen Resmikan 6 Ruang Kelas Darurat di SMA Negeri 2 Mereudeu Kabupaten Pidie Jaya Aceh

Redaksi by Redaksi
Maret 9, 2026 | 22 : 11
in Aceh, Nasional
0
Mendikdasmen Resmikan 6 Ruang Kelas Darurat di SMA Negeri 2 Mereudeu Kabupaten Pidie Jaya Aceh
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pidie Jaya, Asakita.news, — Tiga bulan pascabencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terus
melakukan sejumlah upaya untuk memulihkan proses pembelajaran dan infrastruktur pendidikan.

Sebagai upaya pemulihan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan ke SMA Negeri 2 Mereudeu, Kabupaten Pidie Jaya, dengan menyapa
peserta didik, menyerahkan bantuan buku, memberikan motivasi, serta meresmikan enam Ruang Kelas
Darurat (RKD).

“Hari ini saya mengunjungi SMA Negeri 2 Mereudeu di Pidie Jaya untuk meresmikan enam RKD dan
membagikan sejumlah bantuan buku serta peralatan sekolah.

Ini adalah wujud nyata upaya kami untuk
mempercepat proses pembangunan dan rekonstruksi pasca musibah yang melanda di Sumatra, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, di Kabupaten Pidie Jaya,
Senin (9/2).

Terkait enam RKD yang diresmikan, Menteri Mu’ti menjelaskan bahwa pembangunan tersebut dilakukan
untuk menunggu rekonstruksi yang dilakukan pada gedung utama sekolah.

“Kami terus mengusahakan
agar pelaksanaan rekonstruksi gedung sekolah dapat segera dilakukan. Dan juga ketika gedung sekolah sudah berdiri, RKD dapat dimanfaatkan seperti kantin atau hal lainnya terkait proses pembelajaran,” ujar Menteri Mu’ti.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Mereudeu, Muhammadiah, mengucapkan terima kasih kepada Kemendikdasmen atas atensi yang sangat luar biasa terhadap sekolahnya. Dengan rasa haru, ia menuturkan bahwa SMA Negeri 2 Mereudeu merupakan sekolah yang paling parah terdampak bencana
banjir yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

“Di tengah suasana Bulan Suci Ramadan ini, kami mengucapkan rasa syukur akan peresmian 6 RKD.

Kami sangat tersanjung akan kunjungan Menteri Mu’ti, ini menjadi sebuah momentum untuk kami dapat
bangkit dan terus lebih baik ke depannya,” ujar Diah.

Diah menambahkan, SMA Negeri 2 Mereudeu juga merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Pidie Jaya yang akan dilakukan pembangunan gedung baru oleh Kemendikdasmen bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

Seluruh bangunan gedung sekolah dijelaskannya akan diratakan dan
kembali dibangun sesuai dengan perencanaan gambar bangunan yang baru.

“Terima kasih Kemendikdasmen dan Pak Menteri. Semoga seluruh bantuan yang kami dapatkan dapat bermanfaat dengan baik dan menjadi rahmat bagi semua warga sekolah SMA Negeri 2 Mereudeu,”
terangnya.

Selanjutnya, rasa bahagia akan hadirnya RKD turut dirasakan oleh Israqiah, siswi SMA Negeri 2 Mereudeu. Sebelum adanya RKD, Isra mengatakan bahwa proses pembelajaran berlangsung dengan sederhana di tenda darurat dengan beralaskan kain terpal.

“Saya melihat langsung proses pembangunan RKD ini yang sangat cepat. Ruangannya cukup baik, ada
bangku, meja, dan papan tulis. Senang rasanya bisa kembali belajar di ruang kelas,” ucap Isra.

Senada dengan Isra, Ziadatul Una juga turut mengungkapkan rasa bahagianya terkait peresmian 6 RKD.

Menurutnya, kembali ke ruang kelas merupakan suatu hal yang cukup lama ia dan semua tema-temannya dambakan pasca terjadinya bencana banjir di Pidie Jaya.

“Kami sangat bersyukur untuk semua bantuan yang hari ini kami terima. Semoga pendidikan di kota kami kembali pulih dan kami semua dapat bersekolah dengan aman dan bahagia,” tutup Una.

Dalam kunjungan ini, Menteri Mu’ti turut membagikan sejumlah bantuan buku pembelajaran serta Bantuan Pendidikan Tahun 2026 senilai Rp 25 juta.

Sebagai informasi, di Kabupaten Pidie Jaya terdapat 21 RKD yang tersebar di lima sekolah. Dan juga, per tanggal 6 Maret 2026 Kemendikdasmen telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kepada 1.642 sekolah dengan nilai bantuan mencapai lebih dari Rp1,741 triliun.

Dimana 1.357 sekolah dikerjakan secara swakelola oleh sekolah dan 187 sekolah lainnya akan dikerjakan bekerjasama dengan TNI AD.**

34
Tags: Abdul mu'tiKemedikdasmenRKD
Previous Post

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

Next Post

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Dampingi Kemedikdasmen dalam Kunjungan kerja ke Bireuen

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Dampingi Kemedikdasmen dalam Kunjungan kerja ke Bireuen

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Dampingi Kemedikdasmen dalam Kunjungan kerja ke Bireuen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In