BANDA ACEH, Asakita.news, – Seorang ibu dan anak asal Panteraja, Kabupaten Pidie Jaya, harus menjalani operasi di Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Selasa sore, 3 Maret 2026, menjelang waktu berbuka puasa.
Korban diketahui bernama Irmayani dan putrinya, Maulidia. Keduanya mengalami kecelakaan di kawasan Panteraja saat dalam perjalanan pulang dari Meureudu. Saat ini, keduanya tengah menjalani penanganan medis intensif di Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai korban ditabrak mobil box dari arah yang sama. Insiden tersebut terjadi pada sore hari, beberapa saat sebelum azan Magrib berkumandang.
Irmayani dan Maulidia sebelumnya baru saja pulang dari Meureudu untuk menjenguk anggota keluarga mereka yang terdampak banjir dan saat ini masih tinggal di tenda pengungsian. Dalam kondisi musibah yang beruntun, suami Irmayani diketahui sedang melaut mencari nafkah dan hingga kini belum dapat dihubungi.
“Kami masih terus mencoba menghubungi suaminya, tetapi sampai sekarang belum tersambung. Informasinya, ia sedang mencari ikan di wilayah Blahdeh (seberang) Simule,” ujar pihak keluarga.
Kabar kecelakaan tersebut menambah duka bagi keluarga yang sebelumnya juga terdampak musibah banjir. Saat ini, keluarga besar korban menunggu proses operasi yang sedang berlangsung di Kesdam.
Abang kandung korban, Hamid, menyampaikan harapannya agar pemilik mobil box yang terlibat dalam kecelakaan tersebut menunjukkan itikad baik dengan menjenguk korban di rumah sakit.
“Kami pihak keluarga berharap pemilik mobil mau datang menjenguk korban yang saat ini masih berbaring di Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh,” ujar Hamid.
Ia juga menegaskan bahwa pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai takdir, namun tetap berharap adanya tanggung jawab moral dari pihak yang terlibat.
“Semua sudah menjadi ketentuan Allah. Kadang jalan-Nya membuat kita menjadi saudara. Namun sebagai keluarga, kami tetap berharap ada perhatian dan kepedulian,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap kecelakaan maupun kondisi terkini kedua korban pascaoperasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di bulan Ramadan ketika mobilitas masyarakat meningkat menjelang waktu berbuka puasa.

