ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Fajarul Arwalis Soroti Taman Sari: Revitalisasi RTH Jadi Ujian Kepemimpinan Illiza Wujudkan Banda Aceh Kota Sejuk dan Berkelanjutan

Admin by Admin
Februari 26, 2026 | 15 : 47
in Aceh
0
Fajarul Arwalis Soroti Taman Sari: Revitalisasi RTH Jadi Ujian Kepemimpinan Illiza Wujudkan Banda Aceh Kota Sejuk dan Berkelanjutan
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | BANDA ACEH — Pengamat kebijakan publik Fajarul Arwalis menyoroti kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Banda Aceh yang dinilai masih jauh dari harapan, khususnya pada kawasan Taman Sari yang seharusnya menjadi ikon ruang publik kota. Ia menegaskan, penataan dan optimalisasi RTH harus menjadi perhatian serius Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, sekaligus didorong melalui dukungan legislatif DPRK sebagai bagian dari agenda strategis pembangunan kota berkelanjutan.

Menurut Fajarul, Taman Sari memiliki posisi sangat strategis di jantung kota, namun pemanfaatannya sebagai ruang hijau publik dinilai belum optimal. Ia menilai dominasi bangunan di kawasan tersebut telah menggerus fungsi ekologis dan sosial ruang terbuka. “Taman kota seharusnya menjadi paru-paru kota sekaligus ruang interaksi publik yang sejuk, bukan sekadar ruang terbangun tanpa keseimbangan ekologis,” ujarnya, Rabu (24/2/2026).

Ia mengingatkan bahwa secara regulatif, Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mewajibkan setiap kota menyediakan minimal 30 persen RTH dari luas wilayah, terdiri atas 20 persen RTH publik dan 10 persen RTH privat. Bahkan, pada kawasan RTH publik, porsi bangunan maksimal hanya sekitar 20 persen. Kondisi Taman Sari saat ini, menurutnya, menunjukkan ketidakseimbangan karena ruang terbuka hijau yang tersisa relatif kecil dibandingkan area terbangun.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Fajarul menilai pembenahan RTH bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut visi fundamental kepemimpinan kota yang berorientasi pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia mendorong Wali Kota Illiza menjadikan revitalisasi Taman Sari sebagai instrumen kebijakan strategis yang melibatkan DPRK, akademisi, komunitas, dan elemen masyarakat. “Ini roh kota. Jika RTH dibenahi, Banda Aceh bisa menjadi kota sejuk, nyaman, dan berdaya tarik tinggi,” tegasnya.

Sebagai solusi, ia mengusulkan agar Taman Sari dikembalikan pada fungsi ruang aktivitas publik ramah lingkungan, seperti jalur pedestrian rindang, ruang olahraga terbuka, taman bermain anak, serta area rekreasi keluarga berbasis vegetasi. Konsep ini diyakini mampu menghidupkan kembali ekosistem sosial kota sekaligus meningkatkan kualitas udara dan resapan air di pusat Banda Aceh.

Fajarul menilai momentum kepemimpinan Illiza saat ini menjadi peluang penting melakukan terobosan jangka panjang dalam tata ruang kota. Dengan sinergi pemerintah kota, DPRK, dan masyarakat, revitalisasi RTH diyakini dapat menjadikan Banda Aceh sebagai kota hijau berkelanjutan di Aceh. “Jika Taman Sari berhasil ditata sebagai ikon RTH modern, itu akan menjadi legacy penting bagi kepemimpinan kota dan generasi mendatang,” pungkasnya.

67
Previous Post

Online Video Editor dan Kompres Video: Solusi Efektif untuk Konten Berkualitas

Next Post

Keren, IGI satu-satunya Orprof Guru yang Bergabung dalam Global Partnership for Education (GPE)

Admin

Admin

Next Post
Keren, IGI satu-satunya Orprof Guru yang Bergabung dalam Global Partnership for Education (GPE)

Keren, IGI satu-satunya Orprof Guru yang Bergabung dalam Global Partnership for Education (GPE)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In