ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 23, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Aceh

IGI Pidie Gelar Pelatihan PMO, Kacabdin Bireuen Tekankan Sinergitas untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Pidie

Redaksi by Redaksi
Februari 16, 2026 | 09 : 19
in Aceh, DISDIK Aceh, Pendidikan
0
IGI Pidie Gelar Pelatihan PMO, Kacabdin Bireuen Tekankan Sinergitas untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Pidie
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PIDIE – asakita.news, – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pidie menggelar pelatihan Project Management Office (PMO) dengan menghadirkan Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, sebagai pemateri utama.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Pidie pada Sabtu, 14 Februari 2026, mengangkat tema besar “Membangun Sinergitas untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Pidie.”

Pelatihan ini diikuti oleh para guru lintas jenjang, pengurus IGI, serta unsur manajemen sekolah dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Pidie. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas manajerial dan kolaboratif guru dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Soroti Lemahnya Komunikasi Antar Pemangku Kepentingan

Dalam paparannya, Abdul Hamid menegaskan bahwa salah satu penyebab utama melemahnya mutu pendidikan di daerah adalah tidak terbangunnya komunikasi efektif antar pemangku kepentingan pendidikan di tingkat kabupaten.

“Selama ini kita berjalan sendiri-sendiri. Antara Disdikbud, Kementerian Agama, dan Cabang Dinas seolah memiliki sekat kewenangan yang kaku. Padahal urusan pendidikan di kabupaten adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya di hadapan peserta.

Menurut Hamid, perbedaan kewenangan administratif tidak boleh menjadi alasan terputusnya koordinasi. Meski secara regulasi terdapat batasan peran, secara moral dan tanggung jawab publik, seluruh elemen pendidikan harus memiliki komitmen yang sama dalam mengurus masa depan generasi daerah.

Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi rutin, forum kolaboratif, dan mekanisme kerja bersama agar kebijakan pendidikan tidak berjalan parsial. “Kalau ingin mutu pendidikan Pidie meningkat, kita harus membangun sistem satu pintu dalam semangat kolaborasi,” tegasnya.

Bangun Mutu dengan Kepedulian dan Kolaborasi

Hamid juga menggarisbawahi bahwa sinergitas bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang dilandasi kepedulian bersama. Saling peduli dan saling mendukung antar lembaga, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam membangun mutu pendidikan yang berkelanjutan.

Ia mencontohkan berbagai persoalan klasik di lapangan, seperti perbedaan persepsi kurikulum, transisi peserta didik antar jenjang, hingga persoalan data pendidikan yang tidak sinkron. Semua itu, kata dia, bisa diminimalkan jika komunikasi lintas sektor berjalan efektif.

“Mutu tidak bisa dibangun oleh satu institusi saja. Dibutuhkan orkestrasi yang harmonis antara pemerintah daerah, cabang dinas, kemenag, kepala sekolah, dan guru,” katanya.

Peran Guru Harus Lebih Peka dan Profesional

Selain membahas aspek kelembagaan, Abdul Hamid turut menyoroti peran strategis guru sebagai ujung tombak pendidikan. Ia menilai, kepekaan guru terhadap proses pembelajaran harus terus ditingkatkan, terutama dalam memahami karakteristik peserta didik di setiap jenjang.

Menurutnya, masih sering terjadi saling menyalahkan antar jenjang pendidikan, seperti antara sekolah dasar/MI dengan sekolah menengah, ketika ditemukan peserta didik yang dianggap belum memenuhi standar kompetensi.

“Budaya saling menyudutkan harus dihentikan. Yang kita butuhkan adalah refleksi dan evaluasi bersama. Setiap jenjang memiliki tantangan masing-masing, dan harus saling menguatkan, bukan mencari kambing hitam,” ujarnya.

Ia mengajak para guru untuk membangun budaya profesional yang berbasis kolaborasi, berbagi praktik baik, serta memperkuat komunitas belajar guru di tingkat kabupaten.

Kepala Sekolah Kunci Tata Kelola Mutu

Dalam sesi yang sama, Hamid juga menyoroti pentingnya peran kepala sekolah dalam tata kelola manajemen pendidikan. Ia menyebut bahwa kualitas manajemen sekolah sangat menentukan arah dan capaian mutu lembaga.

“Kepala sekolah bukan hanya administrator, tetapi pemimpin perubahan. Tata kelola yang baik akan melahirkan budaya kerja yang sehat,” jelas mantan Kasubbag Tata Usaha Pusat Pengembangan dan Pelatihan Guru (PPMG) Pidie dan Pidie Jaya itu.

Ia memperkenalkan konsep “manajemen mengukur hati”, yakni pendekatan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada capaian angka dan dokumen administratif, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan, empati, dan komunikasi interpersonal dalam mengelola sekolah.

Menurutnya, kepala sekolah harus mampu menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil guru dan siswa di lapangan. Transparansi, akuntabilitas, dan keteladanan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan seluruh warga sekolah.[]

27
Tags: Guru igiIgiIGI AcehMutu pendidikan
Previous Post

SMKN 1 Peusangan Salurkan Bantuan untuk Siswa Terdampak Banjir

Next Post

Berita Menyerang Sekda Terkesan Tendensius, Media Tak Professional

Redaksi

Redaksi

Next Post
Berita Menyerang Sekda Terkesan Tendensius, Media Tak Professional

Berita Menyerang Sekda Terkesan Tendensius, Media Tak Professional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In