Bireuen – asakita.news, — Kepedulian terhadap guru terdampak banjir kembali ditunjukkan melalui kerja sama antara SMK Negeri 1 Peusangan dan organisasi profesi guru Kobar GB.
Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara SMKN 1 Peusangan, Minggu (8/2/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Kobar GB Provinsi Aceh, Dra. Husniati Bantasyam, dan diterima oleh Kepala SMKN 1 Peusangan, Faisal, S.T., M.Pd., yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Zawardi, S.Pd
Dalam keterangannya, Husniati Bantasyam menyampaikan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan bagi guru-guru yang terdampak banjir sebagai bentuk empati dan solidaritas sesama insan pendidikan.
“Bantuan ini kami salurkan kepada teman-teman guru yang terdampak banjir. Ini merupakan wujud kepedulian kami sebagai organisasi profesi guru,” ujar Husniati.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama yang terbangun dengan baik antara Kobar GB dan pihak sekolah.
“Ini adalah kerja sama kami dengan pihak sekolah. Kepala sekolah SMKN 1 Peusangan luar biasa dalam membangun jaringan, sehingga bantuan ini bisa tersalurkan untuk membantu guru dan siswa yang terdampak banjir,” katanya.
“Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, mi instan, gula, pembalut wanita, serta kebutuhan harian lainnya” sambungnya
Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 1 Peusangan Bidang Sarana dan Prasarana, Zawardi, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun oleh kepala sekolah dengan berbagai pihak, termasuk Kobar GB.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang dibangun oleh kepala sekolah dengan menggandeng berbagai pihak untuk membantu teman-teman guru yang terdampak banjir,” ujar Zawardi.
Zawardi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penderma yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada para penderma yang telah meringankan sedikit beban teman-teman kami. Bantuan ini sangat berarti bagi guru-guru SMKN 1 Peusangan dalam proses pemulihan pascabencana,” tutupnya.



