BIREUEN –asakita.news Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Bireuen melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) enam kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri dalam Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini menjadi bagian dari penataan manajemen pendidikan sekaligus upaya peningkatan mutu layanan pendidikan di daerah.
Enam kepala sekolah yang disertijabkan tersebut merupakan hasil rotasi dan promosi jabatan yang diharapkan mampu membawa semangat baru di lingkungan sekolah masing-masing.
Adapun pejabat yang dilantik antara lain Muzakir, S.Pd., M.Pd. yang dipromosikan menjadi Kepala SMAN 2 Samalanga. Sebelumnya, Muzakir bertugas sebagai guru di SMKN 2 Peusangan. Selanjutnya, Marzuki, S.Pd., M.M. dipercaya memimpin SMAN 1 Simpang Mamplam, sementara Hasan Basri, S.Ag., M.M. ditunjuk sebagai Kepala SMAN 2 Bireuen.
Kemudian, Sumarditomo, S.Pd. dipromosikan menjadi Kepala SMAN 1 Jeunieb, dan Erni, S.Pd., M.Pd. mengemban amanah sebagai Kepala SMAN 1 Peulimbang.
Dalam arahannya pada acara sertijab, Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen menekankan pentingnya kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif, visioner, dan mampu membaca kebutuhan riil masyarakat. Secara khusus, Kacabdin memberikan pesan strategis kepada Kepala SMAN 2 Samalanga yang baru dilantik.
“Kami melihat kebutuhan mendesak di Samalanga terhadap sekolah kejuruan negeri. Karena itu, kami mendorong agar nomenklatur SMAN 2 Samalanga ke depan dapat diarahkan menjadi SMKN 1 Samalanga,” ujar Kacabdin dalam sambutannya.
Menurutnya, wilayah Samalanga membutuhkan SMK negeri yang membuka jurusan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, seperti Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Tata Busana, guna menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing.
Arahan tersebut sekaligus menjadi tugas strategis bagi kepala sekolah baru SMAN 2 Samalanga, tidak hanya dalam mengelola sekolah yang ada saat ini, tetapi juga menyiapkan langkah-langkah administratif, akademik, dan koordinatif menuju perubahan status sekolah.
Kacabdin berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat segera bekerja, membangun kolaborasi dengan guru, komite sekolah, dan masyarakat, serta menghadirkan inovasi demi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bireuen.
“Mutasi dan promosi ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi amanah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menjawab kebutuhan daerah,” tegasnya.
Dengan sertijab ini, diharapkan roda pendidikan di Bireuen semakin bergerak maju, selaras dengan tuntutan zaman dan kebutuhan peserta didik.

