Asakita.news | Banda Aceh — Bank Aceh Syariah terus memperkuat komitmennya dalam membangun komunikasi yang harmonis, terbuka, dan berkelanjutan dengan insan pers. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Ngopi Bareng Insan Media”, yang berlangsung dalam suasana hangat, santai, dan penuh keakraban.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, Direktur Dana dan Jasa Muhammad Hendra Supardi, Direktur Kepatuhan Numairi, Direktur Operasional Syahrul, serta Sekretaris Perusahaan Ilham Novrizal.
Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan media yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis Bank Aceh Syariah dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Capaian dan perjalanan Bank Aceh Syariah hingga hari ini tidak terlepas dari peran media yang senantiasa menyampaikan informasi secara objektif, berimbang, dan konstruktif kepada masyarakat,” ujar Fadhil, Senin (2/2).
Menurutnya, media memiliki peran yang sangat strategis dalam mengawal berbagai program, kebijakan, dan langkah-langkah Bank Aceh Syariah, termasuk pada situasi-situasi krusial. Salah satunya saat Aceh dilanda bencana meteorologi, di mana Bank Aceh Syariah turut hadir membantu masyarakat terdampak.
“Ketika bencana meteorologi melanda Aceh, Bank Aceh Syariah ikut ambil bagian membantu para korban. Dukungan media sangat penting karena informasi terkait bantuan tersebut dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat kepada publik, sehingga kehadiran Bank Aceh Syariah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fadhil menegaskan bahwa eksistensi dan pertumbuhan Bank Aceh Syariah hingga saat ini tidak dapat dipisahkan dari peran media. Media menjadi jembatan utama dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menjaga dan memperkuat citra positif Bank Aceh Syariah sebagai lembaga perbankan daerah yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Tanpa media, Bank Aceh Syariah tidak akan bisa berkembang seperti sekarang. Media berperan penting dalam membentuk persepsi publik. Alhamdulillah, dengan sinergi yang terus terjaga, citra Bank Aceh Syariah semakin tumbuh positif di mata masyarakat,” pungkasnya.
Selain itu, BAS juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta media dalam memastikan informasi terkait kebijakan perbankan dapat tersampaikan secara transparan dan akurat kepada masyarakat.
Dengan adanya akselerasi penanganan KUR ini, Bank Aceh Syariah berharap para pelaku UMKM terdampak banjir dapat segera bangkit dan kembali berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh.
Kegiatan Ngopi Bareng Insan Media ini mendapat apresiasi dari para jurnalis yang hadir. Mereka menilai forum dialog terbuka seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi publik sekaligus memastikan peran perbankan daerah dalam mendukung pemulihan ekonomi pascabencana dapat dipahami secara luas.

