Asakita.news | Banda Aceh — Tim Kajian Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Aceh secara resmi menyerahkan “Policy Brief” kepada Majelis Pendidikan Aceh (MPA), sebagai bentuk kontribusi akademik dalam penguatan kebijakan pendidikan di Aceh.
Penyerahan Policy Brief tersebut berlangsung hari ini tanggal 20/01/2026, bertempat di Aula Sekretariat MPA dan diterima langsung oleh Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh Bapak Azwardi, A.P., M.Si.
Dokumen kebijakan ini merupakan hasil kajian mendalam yang disusun oleh tim akademisi UIN Ar-Raniry dengan melibatkan berbagai data lapangan, analisis akademik, serta masukan dari pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Ketua Tim Kajian Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Syahrizal Abbas MA menyampaikan bahwa Policy Brief ini bukan hanya berbicara tentang karakter sopan santun saja tetapi juga tingkat Kedisiplinan serta tanggung jawab.
Policy Brief disusun untuk memberikan rekomendasi strategis kepada Majelis Pendidikan Aceh dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik Aceh.
Kajian tersebut mencakup isu peningkatan mutu pendidikan, penguatan sumber daya manusia, serta integrasi nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal dalam sistem pendidikan.
Sementara itu, Kepala Sekretariat MPA menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi dan pemerintah merupakan langkah penting dalam menghasilkan kebijakan berbasis riset (evidence-based policy). Pemerintah Aceh berharap rekomendasi yang tertuang dalam policy brief ini dapat menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan strategis di bidang pendidikan.
Majelis Pendidikan Aceh menyambut baik penyerahan dokumen tersebut dan mengapresiasi kontribusi UIN Ar-Raniry serta Pemerintah Aceh. MPA menilai Policy Brief ini sebagai bahan penting dalam memperkuat peran lembaga dalam memberikan pertimbangan dan arahan kebijakan pendidikan kepada pemerintah daerah.
Dengan adanya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga pendidikan daerah, diharapkan kebijakan pendidikan di Aceh semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan pembangunan pendidikan di masa depan.[Admin]

