ASAKITA.NEWS – Darussalam – PT. Global Mandiri USK (GMU) sukses melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Kamis, 8 Januari 2026.
RUPS ke 2 sejak PT. GMU ini berdiri dilaksanakan di Ruang Rapat Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) yg turut dihadiri oleh Rektor dan Wakil Rektor sebagai representasi Pemegang saham pengendali pada PT. GMU.
Hadir juga Direktur Utama PT. GMU Rizalsyah, Komisaris PT. GMU Syaifullah Muhammad, staf dan karyawan GMU serta staf dari Direktorat Bisnis dan Dana Lestari (DBDL) USK.
RUPS 2026 ini melaksanakan laporan pertanggung jawaban pengelola GMU untuk periode 2025 yang dipaparkan langsung oleh Direktur Utama, Rizalsyah. Juga dilakukan pemilihan direksi dan komisaris perusahaan.
Dalam presentasinya Rizalsyah memaparkan berbagai capaian yang telah diperoleh perusahaan pada 2025, baik dalam aspek managerial maupun finansial. Salah satu capaian yang cukup menggembirakan adalah adanya peningkatan aset lancar perusahaan mencapai 312,8% dibandingkan modal awal saat GMU didirikan.
Rizal juga menyampaikan bahwa GMU saat ini menjadi Distributor Utama Produk Inovasi Nilam melalui USK Store, berbagai outlet penjualan mitra seperti Kotty, Kerria, Gudang Masker, RH Beauty serta penjualan secara online. Pendapatan dari penjualan produk nilam mencapai 28,9% dari seluruh pendapatan 2025 GMU. Selain itu pendapatan perusahaan juga berasal dari pengadaan barang dan jasa.
Menurut Rizal, pada 2026 omzet perusahaan ditargetkan meningkat 10 kali lipat. Tahun ini, USK Travel juga akan menjadi bagian dari unit usaha PT. GMU. Selama ini USK Travel telah membantu melayani berbagai perjalanan dinas dari civitas akademika USK. Selain ticketing, USK Travel juga akan dikembangkan menjadi jasa akomodasi perhotelan dan Umrah.
“Kami telah menyiapkan business plan untuk 2026, insya Allah kita optimis akan terjadi peningkatan pendapatan 10x lipat dibandingkan 2025” tegas Rizal meyakinkan.
“Kami memgharapkan dukungan dari semua pihak, khususnya Rektor, Wakil Rektor, Direktorat Bisnis dan stake holders lainnya, agar GMU bisa melaju cepat pada 2026” tutup Rizal.
Dalam Forum RUPS tersebut juga disepakati bahwa GMU akan mengakuisisi PT. U Green Aromatics International yang sudah berpengalaman dalam ekspor nilam ke Perancis. Proses akuisisi tersebut akan dibicarakan dengan para pemegang saham dalam waktu dekat.
Pada kesempatan tersebut, Rektor USK, Prof. Marwan menyampaikan apresiasi atas kerja keras Komisaris, Direksi dan jajaran PT. GMU yang telah meletakkan landasan bisnis profesional untuk USK.
“Meski belum besar putaran bisnisnya, GMU telah mampu menunjukkan performance sangat baik dalam 6 bulan operasionalnya” jelas Marwan.
“Kita berharap pada 2026 semua rencana bisnis yang telah dipersiapkan dapat berjalam dengan baik sesuai target yang diharapkan” pungkas Marwan.
Sebagai informasi, seiring dengan berubahnya status USK menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), kampus jantung hati rakyat Aceh ini telah memiliki perusahaan perbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT. Global Mandiri USK. GMU saat ini dimiliki oleh USK dengan saham 95% dan Koperasi Kopefta 5%.
Forum RUPS PT. GMU juga berhasil menetapkan Syaifullah Muhammad sebagai Komisaris dan Rizalsyah sebagai Direktur Utama untuk masa kerja 2026-2027.
Deviden dari PT. GMU selain untuk pengembangan perusahaan dan bagi hasil untuk USK, juga akan di setorkan dalam Rekening Dana Lestari USK untuk beasiswa mahasiswa kurang mampu.


