ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Januari 14, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home DISDIK Aceh

Fantastis, Siswa SLBN Jantho Bawa Pulang Medali di Ajang Nasional

Redaksi by Redaksi
November 9, 2025 | 19 : 08
in DISDIK Aceh
0
Fantastis, Siswa SLBN Jantho Bawa Pulang Medali di Ajang Nasional
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JANTHO – Asakita.News – Fantastis. Kata itu pantas disematkan kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jantho Kabupaten Aceh Besar.

Pasalnya “anak emas‘ itu membawa pulang medali pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (PAPERNAS) tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta, 1 sampai 10 November 2025.

PEPARNAS merupakan wadah untuk melahirkan atlet penyandang disabilitas berbakat, yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga regional hingga internasional di masa depan.

Kepala SLB Negeri Jantho, Nilawati SPd kepada media ini, Minggu (9/11) mengatakan, sekolah yang ia pimpin sehari sebelum penutupan kegiatan PAPERNAS, telah memastikan siswanya menirehkan hasil yang gemilang dengan membawa pulang 2 medali perak dan 2 perunggu.

Katanya, walau pun belum mampu meraih medali emas, namun prestasi ini sesuatu yang luar bisa. Sebab, selain mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Aceh Besar juga ikut mengharumkan nama Provinsi Aceh di pentas nasional.

“Muhammas Fadhir, siswa Tuna Grahita mampu menorehkan 2 medali perak dan 1 perunggu atas nama pribadinya sendiri yakni pada cabang lomba T.20 1.500 meter, T 20 800 mampu memperoleh medali perak, sedangkan pada cabang lomba T.20 meter, ia harus puas meraih perunggu,” sebut Nilawati.

Sementara ungkapnya, atas nama Ahmad Dian Al- Mahri, siswa Tuna Daksa pada cabang lomba lari 100 meter T.36 meter, dia berhasil mempersembahkan medali perunggu.

“Terima kasih saya ucapkan atas perjuangan anak kami Fadir dan Ahmad yang telah mempersembahkan medali perak dan perunggu yang telah mengharumkan nama Provinsi Aceh di pentas nasional,” ucap Nilawati.

Ia menambahkan, ucapan terima kasih juga atas dedikasi guru pendamping dan pembimbing, arahan dan bimbingan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Besar, motivasi Kepala Bidang SMA dan PKLK Disdik Aceh, dan semua pihak yang telah mensport atas keberhasilan siswa kita ini di level nasional.

Diharapkannya, semoga prestasi ini menjadi motivasi siswa yang lainnya khususnya bagi peserta didik di SLB Negeri Jantho, walau pun memiliki keterbasan tapi mampu mengukir prestasi.

Teepisah, Kacabdisdik Wilayah Aceh Besar, Ahmad Fazil MPd menyampaikan, ucapan selamat dan sukses atas prestasi yang diraih siswa SLB Negeri Jantho.

“Fadir dan Ahmad bukan saja telah membanggakan Kabupaten Aceh Besar, tapi pihak Dinas Pendidikan Aceh ikut bangga atas prestasi yang diyorehkan di tingkat nasional,” kata Fazil.

Fazil menuturkan, PEPARNAS bukan hanya soal perolehan medali, tetapi lebih dari itu, menjadi ajang lahirnya bibit unggul yang siap mengharumkan Indonesia di ASEAN, Asia, bahkan Paralimpiade tingkat internasional.

Lebih lanjut Fazil menjelaskan, PEPARNAS yang digelar di Kota Jakarta, mereka akan berkompetisi di berbagai cabang olahraga yang ditetapkan oleh International Paralympic Committee (IPC), seperti Para Bulutangkis, Para Catur, Para Renang, Boccia, serta cabang-cabang lain yang memerlukan strategi dan teknik tinggi seperti Voli Duduk dan Anggar Kursi Roda.

Menurutnya, PEPARNAS bukan hanya tempat bertanding bagi atlet disabilitas, tetapi juga panggung besar untuk menunjukkan kekuatan dan semangat juang yang luar biasa.

Ditambahkannya, PEPARNAS adalah wujud nyata bahwa olahraga adalah milik semua orang tanpa terkecuali bagi penyandang disabilitas.

“Mari kita bangun bukan hanya prestasi, tetapi juga bangsa yang lebih inklusif dan berdaya saing. Sekali lagi selamat kepada anak emas kami yang meraih prestasi, teruslah menjadi inspirasi bagi semua,” imbuh Fazil.(*)

40
Tags: Anak emasSiswa slb
Previous Post

Plt. Kadisdik Aceh: BLUD SMK yang Gagal Mandiri Selama 3 Tahun Akan Ditutup

Next Post

Kabid Sapras Disdik Aceh Turun ke Bengkel SMKN 2 Takengon, Ajarkan Teknik Mesin ke Siswa

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kabid Sapras Disdik Aceh Turun ke Bengkel SMKN 2 Takengon, Ajarkan Teknik Mesin ke Siswa

Kabid Sapras Disdik Aceh Turun ke Bengkel SMKN 2 Takengon, Ajarkan Teknik Mesin ke Siswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADST

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In