ASAKITA.NEWS. BANDA ACEH – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh menyosialisasikan kegeologian di MIN 11 Banda Aceh sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait aspek kegeologian di Aceh.
Sosialisasi yang mengadirkan Teuku Mukhlis sebagai perwakilan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh turut didampingi rombongan berlangsung di MIN 11 Banda Aceh, Rabu (7/11/2024.
Kedatangan rombongan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh itu disambut hangat oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Nasri MPd.
Teuku Mukhlis mengatakan, sosialisasi ini mengusung model inovatif “Geomobil” bertujuan untuk memperkenalkan kepada generasi muda berbagai aspek kegeologian yang mempengaruhi kehidupan di Aceh, baik dari sisi positif maupun negatif.
“Aceh memiliki sejumlah aspek positif dalam hal kegeologian. Aceh kaya akan sumber daya alam seperti minyak, gas bumi, emas, dan hasil tambang lainnya yang menjadi penopang utama perekonomian daerah serta membuka peluang kerja bagi masyarakat,” jelas Mukhlis.
Namun katanya, potensi panas bumi di kawasan vulkanik seperti Seulawah Agam juga disoroti sebagai sumber energi terbarukan yang dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Tak hanya itu ujarnya lagi, tanah di wilayah vulkanik Aceh juga subur, menjadikannya lahan yang ideal untuk pertanian dan menopang ketahanan pangan masyarakat setempat.
“Kondisi kegeologian di Aceh memiliki sisi negatif yang perlu diwaspadai. Aceh yang berada di jalur cincin api (Ring of Fire) dan dekat dengan zona subduksi sangat rentan terhadap gempa bumi dan tsunami,” Mukhlis mengingatkan.
Ia mencotohkan, tragedi gempa dan tsunami tahun 2004 menjadi bukti nyata dampak buruk aktivitas geologi tersebut, yang mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat.
Selain itu, tanah longsor juga sering terjadi di kawasan pegunungan yang memiliki curah hujan tinggi, yang berpotensi membahayakan pemukiman dan infrastruktur jalan.
Di akhir kegiatan, Mukhlis mengajak murid mengikuti permainan edukatif mengenai bencana alam, disambut dengan antusias dari para murid.
“Metode ini dinilai sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman murid mengenai kesiapsiagaan bencana dengan cara yang menyenangkan,” tuturmya.
Mukhlis menambahkan, dengan adanya sosialisasi ini, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh berharap generasi muda di Aceh lebih siap menghadapi potensi bencana geologi dan dapat memanfaatkan kekayaan alam Aceh dengan bijak demi kemajuan daerah.
Sosialisasi kegologian di MIN 11 Banda Aceh ini diikut murid kelas V-1, V-2 dan V-3. (*)