• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Banda Aceh

Di Bawah Kepemimpinan Illiza-Afdhal, Siswa SDN 67 Banda Aceh Gerakkan Budaya Hidup Sehat Lewat DAPU BUAH

Admin by Admin
Oktober 30, 2026 | 19 : 58
in Banda Aceh
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH, Asakita.News — Upaya membangun generasi sehat dan berkualitas di Kota Banda Aceh dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Semangat tersebut ditunjukkan empat siswa SDN 67 Percontohan Banda Aceh melalui peluncuran program DAPU BUAH, sebuah gerakan sederhana yang mengajak anak-anak membiasakan diri mengonsumsi buah sebagai bagian dari pola hidup sehat sejak dini.

Program yang digagas Sahabat Sekolah Dasar ini dilaksanakan di halaman SDN 67 Percontohan Banda Aceh, Jumat (23/10/2026), dengan melibatkan siswa, guru, serta orang tua dalam membangun kesadaran pentingnya makanan bergizi bagi tumbuh kembang anak.

Inisiatif tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung upaya mewujudkan generasi Banda Aceh yang sehat, cerdas, dan berkualitas di bawah kepemimpinan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah.

Kegiatan dibuka oleh Putri Faradina, S.Pd., selaku pembimbing Sahabat Sekolah Dasar di SDN 67 Percontohan Banda Aceh.

Menariknya, program ini digerakkan langsung oleh empat siswa, yakni Shakell, Ghifran, Zara, dan Sopi. Mereka tampil mengedukasi teman-teman sebaya tentang manfaat mengonsumsi buah, kandungan vitamin dan nutrisi, serta pentingnya menjaga kesehatan melalui kebiasaan makan yang bergizi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak siswa membawa dan memakan buah, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa pola hidup sehat harus dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Keterlibatan orang tua turut memperkuat pelaksanaan program. Para orang tua memberikan pemahaman mengenai pentingnya asupan vitamin dan nutrisi bagi pertumbuhan anak, sekaligus mendorong penerapan pola makan sehat di lingkungan keluarga.

Program DAPU BUAH juga menjadi salah satu bentuk dukungan sekolah terhadap Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Suasana kegiatan semakin semarak saat ratusan siswa, guru, dan warga sekolah mengikuti makan buah bersama di halaman sekolah. Para siswa membawa buah dari rumah untuk dinikmati bersama, sekaligus menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman menyenangkan dalam membangun kebiasaan hidup sehat.

Kepala SDN 67 Percontohan Banda Aceh, Erna Wirda, S.Pd., M.Pd., menyambut positif inisiatif yang lahir dari para siswa tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran anak tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui konsumsi makanan bergizi.

Apresiasi serupa disampaikan perwakilan orang tua siswa, Cut Idawani. Ia menilai keterlibatan langsung anak-anak dalam mengampanyekan pola hidup sehat merupakan langkah positif yang patut didukung.

Ia berharap DAPU BUAH tidak berhenti sebatas kegiatan di sekolah, tetapi dapat menjadi kebiasaan sehari-hari yang diterapkan anak-anak, baik di rumah maupun di lingkungan pendidikan.

DAPU BUAH: Langkah Kecil, Dampak Besar

Program DAPU BUAH membuktikan bahwa menanamkan pola hidup sehat tidak harus dimulai dengan langkah besar. Melalui edukasi, keteladanan, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua, kebiasaan baik dapat tumbuh sejak usia dini.

Semangat tersebut sejalan dengan harapan membangun generasi Banda Aceh yang sehat dan berdaya saing. Di bawah kepemimpinan Illiza-Afdhal, berbagai inisiatif positif yang tumbuh di lingkungan pendidikan menjadi bagian penting dari upaya menyiapkan anak-anak sebagai generasi penerus yang berkualitas.

Dari halaman sekolah, empat siswa SDN 67 Percontohan Banda Aceh telah menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari hal sederhana: mengenal manfaat buah, membiasakan pola makan bergizi, dan mengajak teman sebaya menjalani hidup sehat.

 

8
Previous Post

Disdukcapil Banda Aceh Hadirkan Terobosan, ASN Pensiun Langsung Terima KTP dan KK Berstatus Pensiunan

Next Post

Ketua YKIM Aceh Muchti Chairul H Apresiasi BNNP Aceh, Pengungkapan Ladang Ganja 18 Hektare Jadi Langkah Besar Selamatkan Generasi

Admin

Admin

Next Post

Ketua YKIM Aceh Muchti Chairul H Apresiasi BNNP Aceh, Pengungkapan Ladang Ganja 18 Hektare Jadi Langkah Besar Selamatkan Generasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In