Asakita.News | BANDA ACEH — Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh terus mendorong optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) agar lebih produktif, tertata, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam memperkuat pengelolaan aset daerah sekaligus membuka peluang baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sejumlah aset strategis, seperti Pasar New Town Lamdom, Seramoe Krueng Aceh, dan Pasar Wisata Ulee Lheue, menjadi bagian dari perhatian dalam upaya optimalisasi tersebut. Pemanfaatan aset secara tepat diharapkan mampu menghidupkan kawasan usaha, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta menciptakan ruang ekonomi yang lebih dinamis bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Melalui pengelolaan yang tertib, transparan, dan sesuai ketentuan, aset milik pemerintah tidak hanya dipandang sebagai fasilitas daerah, tetapi juga sebagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Pengelolaan yang baik diharapkan memberikan kepastian dalam pemanfaatan aset, sekaligus mencegah aset daerah terbengkalai atau belum memberikan kontribusi maksimal bagi kepentingan publik.
Optimalisasi aset daerah juga berpeluang memperluas kesempatan berusaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi baru, serta meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan sinergi antara pemerintah, pengelola aset, dan masyarakat, BPKK Banda Aceh diharapkan dapat terus menghadirkan pengelolaan aset yang profesional dan berorientasi pada manfaat publik demi mendukung perekonomian Banda Aceh yang semakin kuat dan berkelanjutan.


