PIDIE, ASAKITA.NEWS – Kabar gembira datang dari keluarga Akmaluddin. Pria yang sebelumnya diamankan dalam penggerebekan lokasi yang diduga menjadi pabrik sabu di Kabupaten Pidie, Aceh, itu kini dikabarkan telah bebas dan kembali berkumpul bersama keluarganya di rumah.
Informasi kepulangan Akmaluddin beredar melalui media sosial. Sejumlah komentar warga menyebutkan bahwa pria tersebut telah berada di rumah, sementara pihak keluarga juga menyampaikan kabar yang sama.
Kabar ini menjadi perhatian setelah sebelumnya istri Akmaluddin, Nurbaiti, menyampaikan klarifikasi melalui media sosial terkait pekerjaan dan keberadaan suaminya saat diamankan aparat.
Istri Tegaskan Akmaluddin Tukang Cat Mobil
Dalam keterangannya melalui akun TikTok @gobba.jaya, Nurbaiti menegaskan bahwa suaminya bekerja sebagai tukang cat mobil, bukan asisten koki sebagaimana informasi yang sempat beredar.
Menurut Nurbaiti, Akmaluddin dipanggil oleh temannya, Ahmad Yani, untuk mengerjakan pengecatan kendaraan di sebuah bengkel yang berada di belakang lokasi penggerebekan.
Keterangan tersebut disampaikan keluarga untuk menjelaskan alasan keberadaan Akmaluddin di sekitar lokasi yang menjadi sasaran penggerebekan.
Keluarga berharap perkara yang menimpa Akmaluddin dapat diperiksa berdasarkan fakta dan bukti yang sebenarnya. Mereka juga mengharapkan pendampingan hukum agar hak-hak Akmaluddin tetap terlindungi.
Keluarga Berharap Fakta Terungkap
Sebelumnya, Nurbaiti juga mengingatkan pentingnya menghormati asas praduga tak bersalah dalam penanganan perkara hukum.
Prinsip tersebut menegaskan bahwa seseorang harus diperlakukan sebagai tidak bersalah sebelum dinyatakan bersalah melalui putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Kepulangan Akmaluddin kini menjadi kabar melegakan bagi keluarga yang sebelumnya menantikan kejelasan atas persoalan hukum yang dihadapinya.
Meski demikian, informasi mengenai status hukum Akmaluddin, alasan pembebasannya, serta apakah terdapat kekeliruan dalam penanganan perkara masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang.
Karena itu, klaim bahwa Akmaluddin merupakan korban salah tangkap belum dapat dipastikan hanya berdasarkan keterangan keluarga dan komentar warganet.
Perkembangan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap informasi terkait perkara pidana perlu diperiksa secara cermat agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Sumber: Keterangan keluarga, pernyataan Nurbaiti melalui akun TikTok @gobba.jaya, serta komentar warganet mengenai kepulangan Akmaluddin.
ASAKITA.NEWS – Mengabarkan fakta, menjaga keberimbangan.


