• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Aceh

KABAR GEMBIRA PETANI ACEH! Plt. KADISTANBUN: RIBUAN HEKTARE SAWAH PASCABENCANA KEMBALI DITANAMI, SEBAGIAN SUDAH PANEN

Admin by Admin
Oktober 11, 2026 | 12 : 20
in Aceh
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | Banda Aceh — Ribuan hektar lahan sawah terdampak bencana baik rusak ringan dan rusak sedangsudah mulai ditanam dan ada yang sudah panen. Hal ini tentu sangat menggembirakan bagi kitasemua, terutama para petani sebagai pelakuutama. Hal tersebut disampaikan pada awakmedia oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DinasPertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, ketika ditanya disela-sela acara Silaturrahmi Akbar Warga Aceh Tenggara (IKAGARA), Maulid Nabi BesarMuhammad SAW dan Peusijuk Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan di Anjong Mon Mata Banda Aceh pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Azan menjelaskan, pada tahap I ada 23.818 ha sawah rusak ringan, yang sudah ditanam oleh petani sekitar 2.829.19 ha (11,87%) dan yang sudah panen sekitar 1.100 ha (4,6%). Angka inisebenarnya bisa jauh lebih besar jika beberapakabupaten yang sudah tanam dan panen sudahmemberikan laporan kepada provinsi. Secarabertahap kami terus melakukan update terhadapperkembangan di lapangan melalui dinaskabupaten/kota. Sedangkan untuk sawah rusaksedang pada tahap I, yang sudah ditanamsekitar 1.340 ha (30,50%) dari 4.393 ha dan yang sudah panen sekitar 428 ha (9,74%).

Ia menyebutkan, hingga 9 Oktober 2026, serapan anggaran pemulihan sawah di Aceh telahmencapai 56,7%. Azanuddin menjelaskan, program pemulihan sawah dilaksanakan dalamdua tahap. Tahap I mencakup 23.818 hektaresawah rusak ringan melalui optimalisasi lahan(oplah) dan 4.393 hektare rusak sedang melaluirehabilitasi, jadi total 28.211 hektare. Untukoplah sudah melaksanakan kontruksi sekitar68% atau 15.040 ha kemudian sudah olah lahansekitar 40% atau 7.035 ha.  Sedangkan untukrehab sawah tahap I sudah kontruksi 100 % atau4.393 ha, dengan olah lahan sekitar 79,14% atau 3477 ha.

Tahap II mencakup 3.253 hektare oplah dan 9.388 hektare rehabilitasi, dengan total 12.641 hektare. Direncanakan pertengahan Oktober inisudah mulai masuk pada tahap kontruksi, ujarAzanuddin Kurnia menjelaskan.

Sementara itu, pembangunan infrastrukturpendukung juga menunjukkan perkembangan. Irigasi perpompaan telah mencapai 74,4%persen, irigasi perpipaan 88 persen, bangunankonservasi 71 persen, jaringan irigasi tersierserapan anggara 100 persen dan jalan usaha tani67 persen. Secara keseluruhan, rata-rata serapan seluruh kegiatan pendukung sudahmencapai 80,8 persen.

Sesuai arahan Bapak Gubernur agar rusakringan dan rusak sedang dapat diselesaikantahun ini sehingga petani kita dapat cepat pulihkembali. “Koordinasi harus terus diperkuat, sehingga setiap kendala yang muncul dapatsegera dicarikan jalan keluarnya,” katanya. Hal tersebut sejalan dengan salah satu misiPemerintah Aceh untuk “MewujudkanKemandirian Rakyat melalui SwasembadaPangan, Energi, Air, Ekonomi Hijau dan EkonomiBiru yang Berkelanjutan.”

Azanuddin memberikan apresiasi kepadapara petani dan kelompok tani yang terusbekerja, TNI, jajaran Kementan, dinaskabupaten/kota, BBRMP Aceh, Pj. SwasembadaPangan Aceh, para penyuluh, BMKG, BPS,BWS, Kalangan media/LSM dan juga pemerintahkab/kota serta para pihak lainnya yang terusmembantu kami dalam terus berproses. Sesuaiarahan pimpinan agar kami terus menjalinkolaborasi kepada para pihak terkait.

Kepada dinas pertanian kabupaten/kota kitaberharap untuk terus memacu pekerjaansekaligus mendampingi kelompok tani penerimaprogram. Kami yakin Insya Allah dengankolaborasi yang intens kita dapat selesaikanpekerjaan ini tepat waktu. Sebagaipenyemangat, beberapa waktu lalu kita sudahmelakukan panen padi pada lokasi lahan rusaksedang di Aceh Barat bersama Bupati Tarmizidan para pihak terkait. Insya Allah dalam waktudekat ini kita juga akan lakukan panen pada lahan terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketika disinggung terkait sawah rusak berat, Azanuddin Kurnia yang juga alumni TaplaiLemhanas 2023 menyatakan bahwa saat inipihaknya bersama kabupaten/kota sedangmelakukan update data. Data per Pebruari 2026 sekitar 16. 283 ha, diperkirakan akan jauhberkurang per Oktober 2026. Direncanakan pada pertengahan oktober ini akan kita finalkan. Hasil data final tersebut akan kita kirim ke Jakarta melalui surat Gubernur Aceh untuk mendapatrespon penanganan. Kita sangat berharap, InsyaAllah pada 2027, Kementan atau siapapun bisamemfasilitasi lahan rusak berat ini.

Sektor perkebunan yang terdampak bencana November 2025 tercatat sekitar 60.438 ha dengan komoditi umumnya kelapa sawit, kopi, kakao, pinang, karet, kelapa dalam, sere wangi, tembakau dan lainnya. Ini juga memerlukan pemulihan agar para pekebun kita dapat beraktivitas kembali.

Kita terus upayakan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada. Insya Allah bantuan dari Kementan yang sedang berproses sekitar 40.418 ha dengan rincian Kopi arabika 30.039 ha, kakao 9.054 ha, kelapa 830 ha dan karet 495 ha. Saat ini ada yang sudah salur, proses CPCL dan ada yang sedang proses pembibitan. Sesuai target Kementan, Insya Allah ini semua bisa selesai di akhir tahun 2026. Semua kegiatan tersebut melalui Satker Pusat dan Balai UPT Pusat. Insya Allah kita terus bangun komunikasi dan kolaborasi, ujar Azan yang selalu kelihatan bersemangat dalam bekerja melakukan pemulihan untuk petani dan pekebun Aceh, ujarnya mengakhiri.

57
Previous Post

Semangat Berbagi di Maulid Nabi, Warga Gampong Kupula Santuni Anak Yatim dan Piatu

Next Post

WAGUB ACEH DEK FADH HADIRI PEUSIJEUK DAN TASYAKURAN UNTUK TIGA PEJABAT ASAL ACEH

Admin

Admin

Next Post

WAGUB ACEH DEK FADH HADIRI PEUSIJEUK DAN TASYAKURAN UNTUK TIGA PEJABAT ASAL ACEH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In