Asakita.News | JAKARTA — Ketua Umum LSM Asoe Bumoe Atjeh (ABA), Suryadi Djamil, menyampaikan harapan kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar persoalan Bendera Aceh, termasuk Bendera Bintang Bulan, dapat memperoleh penyelesaian yang memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga perdamaian Aceh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Suryadi, persoalan bendera Aceh selama ini masih menjadi salah satu isu yang kerap muncul dalam momentum tertentu, termasuk setiap peringatan 4 Desember dan bulan Maulid.
Ia menilai diperlukan keputusan yang memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mengurangi potensi perbedaan penafsiran di lapangan.
“Aceh ini paling aman, Pak Presiden. Kami hanya butuh kepastian dan kejelasan. Kami yakin persoalan ini bisa diselesaikan dengan cara yang indah, bermartabat, dan menyejukkan,” kata Suryadi dalam keterangannya dari Jakarta.
Suryadi mengusulkan agar Bendera Bintang Bulan dapat dilegalkan sebagai bendera adat atau simbol budaya Aceh, dengan tetap menempatkan Merah Putih sebagai bendera negara.
Menurut dia, pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu jalan tengah untuk menyelesaikan polemik yang selama ini muncul terkait penggunaan simbol Aceh.
“Jika bendera ini disahkan sebagai bendera adat Aceh di dalam NKRI, maka tidak ada lagi persoalan mengenai kedudukannya. Merah Putih tetap menjadi bendera negara, sementara bendera adat menjadi identitas budaya Aceh,” ujarnya.
Ia mengatakan penyelesaian persoalan tersebut perlu melibatkan pemerintah pusat, DPR RI, kementerian terkait, serta Pemerintah Aceh dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.
Suryadi juga mengaitkan penyelesaian persoalan simbol Aceh dengan masa depan generasi muda di daerah tersebut.
Ia berharap generasi muda Aceh dapat tumbuh dengan pemahaman bahwa identitas keacehan dan kecintaan terhadap NKRI dapat berjalan bersamaan.
“Kami ingin menitipkan masa depan Aceh dan generasi emas Aceh kepada Bapak Presiden. Kami berharap perdamaian Aceh dapat terus dijaga dan diperkuat dalam bingkai NKRI,” katanya.
Suryadi menegaskan, usulan tersebut menurutnya merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan persoalan Bendera Aceh mendapatkan penyelesaian yang jelas dan tidak terus menjadi polemik.
Ia berharap Presiden Prabowo dapat mengambil langkah yang dianggap tepat dalam menyelesaikan persoalan tersebut dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat Aceh serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
*Disamping itu harapan masyarakat Aceh yg rindu akan kedamaian Provinsi Aceh akan terwujud dengan adanya kebijakan presiden dalam memberikan solutif bendera bintang bulan tidak lagi menjadi momok masa lalu dan menjadi agenda politik setiap tahunnya tanpa adanya satu keputusan yg pasti terhadap legalitas bendera bulan bintang di dalam bingkai NKRI*


