• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Bogor

Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Petani Salor Naik Kelas Lewat Hilirisasi Padi

Admin by Admin
September 18, 2026 | 08 : 40
in Bogor, Nasional, Pendidikan
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.news – MERAUKE, PAPUA SELATAN — Tim 3 Ekspedisi Patriot IPB University mendorong petani di Kawasan Transmigrasi Salor, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, untuk tidak lagi melihat padi sebatas komoditas pangan, tetapi sebagai sumber berbagai produk bernilai ekonomi.

Dorongan tersebut disampaikan melalui pelatihan hilirisasi produk pertanian, khususnya padi, yang digelar di Balai Kampung Yasa Mulya, Distrik Tanah Miring, Kamis (17/9/2026).

Pelatihan diikuti petani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), kelompok tani (Poktan), serta masyarakat di kawasan transmigrasi.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber dari Universitas Musamus, yakni Dr. Ni Luh Suryaningsih, S.P., M.Sc. dan Jamaludin, S.TP., M.Si.

Materi yang diberikan tidak hanya menyangkut pengolahan beras, tetapi juga pengemasan, pelabelan, pengendalian mutu, hingga pemanfaatan berbagai produk turunan padi.

Perwakilan Kepala Kampung Yasa Mulya mengapresiasi kegiatan yang digagas Tim Ekspedisi Patriot IPB University tersebut.

Menurutnya, pelatihan dapat membuka wawasan masyarakat mengenai pentingnya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

“Harapannya dengan adanya program ini bisa menambah wawasan nilai tambah, tidak hanya produk utama melainkan hingga produk turunan,” ujarnya.

Koordinator Lapangan Ekspedisi Patriot IPB, Yopi Subawatno, juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang berpartisipasi.

Ia berharap pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat dalam mengembangkan potensi komoditas padi di kawasan transmigrasi.

Jaga Mutu Beras, Petani Perlu Kuasai Pascapanen

Dalam pemaparannya, Dr. Ni Luh Suryaningsih menekankan bahwa hilirisasi harus dimulai dari menjaga kualitas bahan baku. Salah satu faktor penting adalah kondisi lingkungan dan kadar air beras.

Menurutnya, kadar air maksimal sekitar 14 persen menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan proses penggilingan dan kualitas beras yang dihasilkan.

“Penting sekali menjaga kondisi lingkungan agar kondisi beras yang dihasilkan tetap dalam kondisi prima, salah satunya suhu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kadar air yang tidak sesuai dapat memengaruhi proses penggilingan dan berpotensi meningkatkan jumlah beras patah atau broken.

Karena itu, pengelolaan pascapanen, penyimpanan, serta pengemasan menjadi bagian penting dalam membangun produk beras yang memiliki kualitas dan daya saing.

Dari Gabah, Jangan Sisakan yang Tak Bernilai

Sementara itu, Jamaludin mengajak petani melihat padi melalui perspektif ekonomi sirkular. Menurutnya, hilirisasi tidak boleh berhenti setelah gabah diolah menjadi beras.

“Dalam hilirisasi beras ini tentunya banyak sekali output selain beras yang dapat kita manfaatkan, sehingga nantinya terjadi sistem ekonomi sirkular,” katanya.

Ia menjelaskan, dari gabah kering dapat dihasilkan beras, sementara proses penggilingan juga menghasilkan bekatul, dedak dan sekam. Bagian tanaman lainnya seperti jerami juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Konsep tersebut membuka peluang agar semakin banyak bagian dari komoditas padi yang memiliki nilai ekonomi.

Bagi masyarakat kawasan transmigrasi, pendekatan tersebut dinilai penting karena dapat mendorong perubahan pola pikir dari sekadar menjual hasil panen menjadi mengembangkan produk bernilai tambah.

Aspirasi Petani Dibawa ke Pemerintah

Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB, Dr. Muhammad Syukur Sarfat, menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi tim untuk mendengar langsung berbagai persoalan masyarakat.

Berbagai aspirasi, keluhan dan saran yang disampaikan petani akan menjadi bahan perhatian tim untuk diteruskan kepada pemerintah.

“Semoga apa yang menjadi harapan kita bersama dapat kita sampaikan kepada pemerintah pusat dan tentunya dapat direalisasikan segera oleh pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan ekosistem agribisnis di Kawasan Transmigrasi Salor.

Dengan penguasaan teknologi pascapanen, pengemasan, pelabelan dan pemanfaatan produk turunan, petani diharapkan mampu melihat padi bukan hanya sebagai hasil panen, tetapi sebagai rantai usaha dari hulu hingga hilir.

Hilirisasi tersebut pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di kawasan transmigrasi Merauke.

72
Tags: meroekepertanianTim patriot IPBTransmigrasi
Previous Post

21 Tahun Damai, Pejuang GAM di Pedalaman Geumpang Titip Pesan Untuk Orang Tua Kami: “Jangan Lupakan Mantan Mantan Gam

Next Post

USK Kembangkan Pertanian Terpadu di Ie Masen Kayee Adang, Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Warga

Admin

Admin

Next Post

USK Kembangkan Pertanian Terpadu di Ie Masen Kayee Adang, Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In